Faktanya Kondisi Stres Tidak Selalu Buruk : Yuk Kenali Eustress
Faktanya Kondisi Stres Tidak Selalu Buruk : Yuk Kenali Eustress
Oleh: Muhammad Rizky Akbar
Selama ini , banyak orang beranggapan kondisi stres merupakan hal yang buruk bagi kondisi mental individu. Biasanya stres selalu dikaitkan dengan reaksi seseorang menghadapi masalahnya yang penuh dengan tekanan ,sehingga mampu untuk menurunkan kebahagian serta kesejahteraan manusia. Sebenarnya kondisi stres adalah hal yang wajar dalam kehidupan karena salah satu bagian dari perjalanan manusia untuk menghadapi berbagai macam hal yang tidak menyenangkan bagi seseorang. Namun orang yang stres juga bisa mendapatkan dampak positif, kondisi seseorang yang baik dalam menghadapi stres disebut dengan eustress. Mungkin kalimat ini terdengar asing untuk orang – orang yang baru mengetahui eustres , oleh karena itu saya akan membahas pada paragraf berikutnya.
Definisi
Menurut Edwar dan Coper 1988 , eustress merupakan respon positif dari jiwa seseorang dalam merespon, dalam indikasi yang menunjukkan pernyataan positif secara psikologis(Nelson & Simmons, 2003). Definisi lain mengatakan bahwa eustress adalah salah satu dari bentuk stress seseorang setelah adanya peningkatan kapasitas adaptif (Kupriyanov et al., 2014). Lazarus 1966 berpendapat bahwa eustress bukanlah suatu bentuk stres yang negatif dalam merespon namun bentuk respon yang positif dalam menghadapi stress ,sehingga menjadi baik bagi individu tersebut(“Preventive Stress Management in Organizations,” 2013) . Dalam hal ini dari berbagai macam pendapat maupun teori ahli psikologi dapat saya simpulkan bahwa eustress merupakan suatu tanggapan yang positif dalam merespon suatu kondisi maupun situasi yang dapat menimbulkan stress akibat dari peningkatan yang baik secara kemampuan menyesuaikan diri dan ketahanan menghadapi masalah sehingga bisa dikatakan hal yang baik bagi seseorang mengenai dampak yang terjadi.
Dampak Eustress
Eustress memiliki efek yang baik bagi individu yang mengalaminya , oleh karena itu ada beberapa dampak positif yang dijelaskan berdasarkan sumber yang didapatkan sebagai berikut(Nelson & Simmons, 2003).
1.Merasa Berarti
Suatu individu akan merasa perasaan mengenai kesehatan mentalnya berarti akibat respon yang baik dalam menghadapi situasi masalah yang terjadi. Suatu keberartian tersebut didapatkan akibat kesadaran mengenai ketahanan yang harus dimiliki dalam menghadapi suatu stress sehingga seseorang lebih mementingkan dirinya yang sangat berarti dibandingkan harus meresahkan masalah yang tak kunjung terselesaikan.
2. Channeled into Positive and Constructive Outcomes
Orang yang mengalami eustress akan menyalurkannya dengan suatu hal yang menimbulkan kepositifan serta konstruktif. Maksudnya seseorang yang menyalurkan permasalahan dengan cara positif dapat menyebabkan hal yang baik bagi diri individu dalam menyelesaikan suatu situasi yang dapat memicu stress pada beberapa tingkatan kesulitan . Selanjutnya dalam pemikiran yang positif orang akan lebih berpikir logis dalam susunan permasalahan tersebut sehingga bisa mengatasi masalah secara bertahap sesuai dengan tingkat kesulitannya.
3. Kuantitas Stressor
Pada dasarnya orang mengalami kekuatan yang berbeda-beda dalam menghadapi suatu permasalahan hidup yang terjadi. Masalah yang terjadi pastinya beragama tergantung orang menginterpretasikan pemicu stres yang dapat membuat orang tersebut turun mentalnya atau sebaliknya. Oleh karena itu tanpa di sadari eustress dalam merespon suatu hal yang positif dapat mempengaruhi seseorang untuk bisa menambahkan kekuatan mentalnya dalam menghadapi pemicu tersebut .
Implikasi Eustress
Suatu eustress atas respon yang positif pada dasarnya di bentuk oleh faktor mainfullness , keterkelolaan serta harapan yang ada. Oleh karena itu penginterpretasian yang terjadi dalam kondisi ini ialah membentuk keberartian pada diri seseorang yang di dukung atas pengaturan yang bagus dalam menangani emosi buruk yang dapat memicu dampak negative dari stres tersebut maupun menghadapi harapan yang memang kadang-kadang tidak sesuai dengan harapan. Orang yang mengalami eustress dapat dengan mudah melewati masalah atas kesadaran dan keterbiasaan menghadapi pemicu stress karena telah terbentuk sifat-sifat yang ada dalam membentuk faktor dari eustress tersebut.
Dalam hal ini dapat di simpulkan bahwa eustress sangat penting bagi manusia dalam menghadapi suatu permasalahan yang bisa memicu turunnya kondisi mental seseorang. Respon yang baik ,sebenarnya menjadi kunci utama untuk menghasilkan dampak positif bagi diri individu. Suatu penerapan sangat berpacu pada pembentukan karakteristik faktor yang ada di dalam masing-masing individu atas perbedaan ketahanannya.
Referensi :
Kupriyanov, R. v, Sholokhov, M. A., Kupriyanov, R., & Zhdanov, R. (2014). The Eustress Concept: Problems and Outlooks. World Journal of Medical Sciences, 11(2).
Ne son, D. L., & Simmons, B. L. (2003). EUSTRESS: AN ELUSIVE CONSTRUCT, AN ENGAGING PURSUIT. In Research in Occupational Stress and Well Being (Vol. 3). https://doi.org/10.1016/S1479-3555(03)03007-5
Preventive stress management in organizations. (2013). Choice Reviews Online, 50(06). https://doi.org/10.5860/choice.50-3366
Komentar
Posting Komentar