Hubungan Antara Dukungan Teman Dekat dengan Kesehatan Mental Seseorang: Studi Kasus Percobaan Bunuh Diri Oleh Mahasiswa di Kota Malang

Hubungan Antara Dukungan Teman Dekat dengan Kesehatan Mental Seseorang

Studi Kasus Percobaan Bunuh Diri Oleh Mahasiswa di Kota Malang

Oleh : Handoko Andriano

Sebagai makhluk sosial kita sangat membutuhkan manusia lain untuk saling membantu dalam menjalani kehidupan ini. Manusia tak dapat hidup hanya seorang diri, mereka dapat bergantung kepada sesama manusia. Selain keluarga yang menjadi tempat bernaung pertama kita saat memiliki masalah, baik itu masalah internal maupun eksternal, kita juga membutuhkan teman dekat yang bisa bersama dikala suka dan duka.

Berbeda dengan keluarga, teman dekat yang memiliki umur sama ataupun tidak jauh jangka umurnya dengan kita, akan terasa lebih terkoneksi atau nyambung pembicaraannya, karena memiliki kehidupan di masa yang sama. Keluarga juga memiliki peran penting terhadap kesehatan mental seseorang seperti dukungan dari orang tua, curhat perihal masalah yang kita derita ataupun yang lainnya. Namun, tidak semua orang memiliki lingkungan keluarga yang positif, bahkan ada pula yang telah kehilangan akan orang tuanya sejak kecil. Oleh karena itu, pada esai ini saya akan mengambil pembahasan mengenai dukungan dari teman terhadap kesehatan mental seseorang dengan mengambil peristiwa yang belum lama pemberitaannya muncul dimana-mana yaitu kasus percobaan bunuh diri yang dikarenakan mengalami depresi pada dirinya.

Kasus percobaan bunuh diri ini memang sudah sangat sering dilakukan terutama dikala gan remaja, hanya saja tidak terlalu disorot oleh berita. Salah satu alasan yang paling sering ditemui yaitu karena dirinya mengalami depresi, tidak ada teman untuk diajak curhat ataupun tidak ada keluarga yang dapat membantu. Gejala depresi yang dialami pun memiliki latar belakang masalah yang berbeda-beda, ada yang karena faktor keuangan, ada pula yang karena faktor percintaan, dan bisa juga terjadi karena factor dirinya yang merasa kesepian tidak memiliki teman berkeluh kesah, teman yang bisa saling mendukung satu sama lain.

Pada kasus percobaan bunuh diri di Malang, ia mengakui bahwa dirinya sedang mengalami depresi yang dipengaruhi oleh faktor finansial yang membuat kuliahnya terhambat untuk pembayaran karena dia juga baru saja kehilangan seorang ibu yang telah dijemput Allah, selain itu dia tidak memiliki teman dekat bahkan teman yang bisa membantunya saat susah seperti itu. Pentingnya untuk mencari teman dekat dan kita juga perlu memilah pula saat berteman karena maraknya teman palsu saat ini.

Biasanya sesorang yang memiliki kepribadian yang dominan di introvert memang sedikit sulit untuk mendapatkan teman dekat. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkannya, sebaiknya seperti apapun kepribadian, kita jangan pernah untuk mengasingkan diri dari lingkungan sosial. Karena suatu saat kita pasti akan membutuhkan orang lain disaat kita ditimpa masalah.

Kenapa teman dekat sangat berpengaruh sekali pada kesehatan mental seseorang?. Karena disaat kita memiliki teman dekat, masing-masing dari kita bisa saling menghargai, percaya serta saling mendukung sehingga, lebih mudah bagi kita khususnya para remaja untuk mengungkapkan dan berbagi hal tentang apa yang kita rasakan yang mungkin sangat sulit untuk kita bagikan kepada orang lain yang tidak dekat atau akrab dengan kita, selain itu disaat kita sedang menceritakan hal apa yang sedang kita rasakan di lingkup teman dekat itu kita bisa mencari solusi bersama jikalau kita tidak dapat menemukan solusi dari permasalahan itu.

Memang, keberadaan teman dekat bukan berarti kita terhindar 100% dari rasa stress, depresi atau masalah kesehatan mental lainnya, tetapi dengan keberadaan teman dekat yang senantiasa selalu mendukung dan menerima kita apa adanya, dapat mencegah dan membantu kita terhindar dari penyakit mental karena dengan persahabatan dapat meningkatkan perasaan bahagia, mengurangi stress, dan masih banyak lagi.

Kesimpulan yang bisa kita dapat, bahwasanya cobalah untuk mencari teman dekat dengan syarat kita juga perlu memilah dalam berteman, janganlah menjadi anti sosial karena pada hakikatnya, manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan manusia lain pula. Jika memang kita merasa depresi/stress sudah di fase yang berat, cobalah untuk pergi ke psikolog atau psikiater terdekat seperti di puskesmas maupun rumah sakit yang memiliki layanan tersebut.

Hidup memang seringkali membuat kita stress dan sulit untuk dijalani, banyak dinamika yang tidak terduga di kehidupan ini. Namun, bunuh diri bukan suatu solusi dan kematian tidak pernah menjadi jawaban dari permasalahan itu, karena sejatinya kebahagian itu adalah pilihan. Lanjutkan hidupmu, walau semangat kadang surut dan langkah kaki kadang terasa berat. Sungguh, walapun harus pelan tertatih, itu jauh lebih mulia daripada bunuh diri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penelitian Quarter-Life Crisis

SELF-CARE Tips at Home

DAMPAK SINGLE PARENTS TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK DIMASA REMAJA