Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2021

Penelitian Sense of Coherence

SENSE OF COHERENCE PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA  Denia Yuliastari, Wilda Hoerun Nisa  Discussion Community Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Abstrak       Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sense of cohernece pada mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Jakarta. Skala pada penelitian ini didapat dari artikel “Konstruk Skala Sense of Coherense Mahasiswa” yang disusun oleh sekelompok mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Jakarta berdasarkan teori sense of coherence dari Aaron Antonovsky yang terdiri dari tiga dimensi, yaitu comprehensibility, manageability, dan meaningfulness. Pada penelitian ini hanya memakai 21 item. Uji validitas alat ukur menggunakan confirmatory Factor Analysis (CFA) dan didapat 18 item valid. Sampel pada penelitian berjumlah 90 orang Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Jakarta. Analisis data menggunakan analisis deskriptif bantuan softwer process v3 for SPSS dan IBM SPSS 25. Hasil penelitian...

Penelitian Quarter-Life Crisis

QUARTER-LIFE CRISIS PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA  M. Nadhif Amrillah, Wilda Hoerun Nisa  Discussion Community  Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta  Abstrak       Quarter-life crisis merupakan krisis emosional pada masa transisi dari remaja menuju dewasa dan dunia perkuliahan menuju dunia nyata yang diakibatkan oleh ketidakpastian masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat QLC pada Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Jakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Teknik pengambilan sample menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sample sebanyak 90 orang Mahasiswa terdiri dari angkatan tahun 2017 hingga 2020. Alat skala quarter-life crisis 11 aitem diadaptasi dari Aulia Rahma (2020). Uji validitas alat ukur menggunakan confirmatory factor analysis (CFA). Analisis data menggunaka...

Stress

Stress Oleh: Renatha Aulia Rachman Stress adalah sebuah tekanan psikologis dan fisik  yang bereaksi ketika menghadapi situasi yang dianggap berbahaya. Dengan kata lain, stress merupakan cara tubuh Anda menanggapi jenis tuntutan, ancaman, atau tekanan apa pun yang dapat terjadi pada siapa saja dan pada usia berapa pun . Ketika merasa terancam, sistem saraf Anda merespon dengan melepaskan aliran hormon stres, antara lain hormon adrenalin dan kortisol. Kedua hormon ini dapat memunculkan suatu reaksi pada tubuh Anda, antara lain jantung berdebar cepat, otot tubuh menegang, tekanan darah meningkat, dan bahkan napas jadi lebih cepat. Reaksi ini disebut “fight-or-flight” alias respon stress. Namun, jika tekanan psikologis ini berlangsung lama dan terus menerus akan membahayakan mental dan fisik anda, seperti: masalah kesehatan jiwa, penyakit jantung, hipertensi, dan juga masalah pencernaan. Seseorang yang mengalami stress akan merasakan tanda - tanda dan gejala seperti: merasa m...

Berkarya dan Berdaya

  Berkarya dan Berdaya Oleh: Naila Bidayah Shalihah Tentang hidup, kurasa hidup seharusnya bukan hanya sekadar hidup, yang berjalan tanpa tahu arah, yang mengalir seperti air. Bagiku, hidup adalah tentang berkarya dan berdaya. Tentang selalu bersyukur tetapi tidak pernah merasa puas. Bukankah mereka sama? Tidak, ada perbedaan antara rasa syukur dan puas. Sebagai manusia, kita patut untuk selalu bersyukur atas segala yang sudah diberikan dan segala yang kita usahakan. Namun, selama masih diberi nafas kita perlu memaksimalkan potensi yang sudah diberikan untuk membuat karya berikutnya dan menjadi berdaya, membantu lebih banyak orang lagi dalam hidup kita. Hidup kita di dunia ini tidak lama, lebih seram lagi, kita tidak tahu kapan datangnya ajal. Jangan sampai kita pergi tanpa menerbitkan karya-karya terbaik kita dengan alasan tidak ada waktu atau sibuk dengan tumpukan pekerjaan, sudah waktunya kita berubah jadi lebih produktif. Jadi, karya apa yang ingin kita terbitkan? Tanyakan p...

Indonesia Negara Kleptokrasi Berbalut Demokrasi?

  Indonesia Negara Kleptokrasi Berbalut Demokrasi? Oleh : M. Fathur Rayyan Jika setiap anak ditanya tentang Indonesia pasti terdapat kata-kata demokrasi yang mengiringinya. Karena memang para Bapak pendiri bangsa kita telah membentuk konsep demokrasi pada negara kita. Kita semua pasti telah diajarkan oleh guru-guru kita mengenai demokrasi. Demokrasi secara bahasa berasal dari bahasa Yunani, yaitu Demos dan Kratos . Demos artinya rakyat dan Kratos artinya kekuasaan, maka disimpulkan bahwa demokrasi adalah sebuah kekuasaan yang berada di tangan rakyat. Demokrasi mengusung konsep kedaulatan penuh berada di tangan rakyat. Jika muncul pertanyaan rakyat yang mana yang berkuasa? Maka jawabannya adalah seluruh rakyat di negara tersebut. Muncul pertanyaan lagi Apakah seluruh rakyat dapat menjadi penguasa di negaranya? Maka jawabannya, adalah seharusnya demikian, muncul lagi pertanyaan maka bagaimana mungkin masih terdapat seseorang yang tinggal digerobak sedangkan ia berhak memiliki ru...