Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

PEOPLE PLEASER

PEOPLE PLEASER Oleh: Namira Arianna Firmansyah Hai semuanya, pernah gak sih dalam pikiranmu terbesit kata kata “Aduh, aku ingin menolak, tapi kok gak enak ya?”, atau “Kalau aku bilang tidak, dia bakal marah gak ya?.” Kamu jadi mengiyakan permintaan orang padahal sebenarnya kamu tidak ingin melakukannya. Atau mungkin kamu pernah merasa sering dimanfaatkan orang lain? Jika pernah mungkin kamu merupakan seorang people-pleaser. Hal ini tidak bisa di sepelekan begitu saja ya, karena tentunya akan merugikan diri kamu sendiri. Apa sih people-pleaser itu? Bagaimana ciri-cirinya? Apa faktor yang menyebabkan seseorang mejadi people-pleaser? Dan bagaimana cara terlepas dari perilaku people-pleaser? Kita bahas bersama-sama disini, ya. People-pleaser adalah sebutan bagi seseorang yang selalu berusaha menyenangkan orang lain dan memiliki kecenderungan untuk melakukan apapun agar tidak mengecewakan orang yang ada di sekitarnya. Ia sering mengorbankan perasaannya demi memenuhi kesenangan orang lain. ...

Say No to Cabin Fever!

Say No to Cabin Fever! Oleh : Fira Almira Ditengah pandemi Covid-19 yang sedang melanda pemerintah menganjurkan kita untuk membatasi aktivitas di luar rumah atau yang sering disebut PPKM, hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. Terhitung sudah hampir dua tahun kita melakukan pembatasan sosial. Semua kegiatan yang kita lakukan pun dilakukan dari rumah mulai dari bekerja, belajar, ibadah dan kegiatan-kegiatan lainnya. “Bosan” mungkin kata-kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan kita selama pembatasan sosial ini namun, taukan kalian bosan yang terlalu lama karena karantina mandiri juga dapat menyebabkan masalah cukup serius yang mana munculah istilah Cabin Fever ditengan Pandemi Covid-19 . Istilah cabin fever ini sebenarnya juga pernah digunakan oleh beberapa negara dengan iklim dingin untuk menggambarkan keadaan psikologis masyarakatnya ketika terjadi cuaca ekstim yang membuat warganya terperangkap didalam rumah. Cabin fever dapat diartikan ...

Narsistik : Percaya Diri Yang Melampaui Batas

Narsistik : Percaya Diri Yang Melampaui Batas Oleh : Nurul Dea Amalia Seringkali kita menyebut orang yang suka sekali selfie sebagai orang yang narsis. Memang bisa jadi benar tetapi sebenarnya definisi narsis tidak hanya sebatas itu. Untuk mengetahui seseorang itu narsis atau tidak, kita perlu mengetahui motif mereka melakukan selfie atau motif mereka mengunggah potret diri mereka. Sebelum kita memberi label narsis kepada seseorang, kita perlu memahami pengertian dari narsis. Di dalam psikologi, narsis atau narsistik termasuk kondisi gangguan kepribadian. Oleh karena itu, kita tidak boleh asal dalam menyebut seseorang narsis hanya karena dia suka sekali selfie. Menurut The US National Library of Medicine, narsisme adalah seseorang yang memiliki kepercayaan diri berlebihan, keseruan dengan diri sendiri dan tidak memiliki empati terhadap orang lain. Sedangkan istilah narsistik sendiri berasal dari Yunani yaitu Narcissus, yang diceritakan bahwa ada seorang pemuda bernama Narcissus tidak s...