Postingan

PEOPLE PLEASER

PEOPLE PLEASER Oleh: Namira Arianna Firmansyah Hai semuanya, pernah gak sih dalam pikiranmu terbesit kata kata “Aduh, aku ingin menolak, tapi kok gak enak ya?”, atau “Kalau aku bilang tidak, dia bakal marah gak ya?.” Kamu jadi mengiyakan permintaan orang padahal sebenarnya kamu tidak ingin melakukannya. Atau mungkin kamu pernah merasa sering dimanfaatkan orang lain? Jika pernah mungkin kamu merupakan seorang people-pleaser. Hal ini tidak bisa di sepelekan begitu saja ya, karena tentunya akan merugikan diri kamu sendiri. Apa sih people-pleaser itu? Bagaimana ciri-cirinya? Apa faktor yang menyebabkan seseorang mejadi people-pleaser? Dan bagaimana cara terlepas dari perilaku people-pleaser? Kita bahas bersama-sama disini, ya. People-pleaser adalah sebutan bagi seseorang yang selalu berusaha menyenangkan orang lain dan memiliki kecenderungan untuk melakukan apapun agar tidak mengecewakan orang yang ada di sekitarnya. Ia sering mengorbankan perasaannya demi memenuhi kesenangan orang lain. ...

Say No to Cabin Fever!

Say No to Cabin Fever! Oleh : Fira Almira Ditengah pandemi Covid-19 yang sedang melanda pemerintah menganjurkan kita untuk membatasi aktivitas di luar rumah atau yang sering disebut PPKM, hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19. Terhitung sudah hampir dua tahun kita melakukan pembatasan sosial. Semua kegiatan yang kita lakukan pun dilakukan dari rumah mulai dari bekerja, belajar, ibadah dan kegiatan-kegiatan lainnya. “Bosan” mungkin kata-kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan kita selama pembatasan sosial ini namun, taukan kalian bosan yang terlalu lama karena karantina mandiri juga dapat menyebabkan masalah cukup serius yang mana munculah istilah Cabin Fever ditengan Pandemi Covid-19 . Istilah cabin fever ini sebenarnya juga pernah digunakan oleh beberapa negara dengan iklim dingin untuk menggambarkan keadaan psikologis masyarakatnya ketika terjadi cuaca ekstim yang membuat warganya terperangkap didalam rumah. Cabin fever dapat diartikan ...

Narsistik : Percaya Diri Yang Melampaui Batas

Narsistik : Percaya Diri Yang Melampaui Batas Oleh : Nurul Dea Amalia Seringkali kita menyebut orang yang suka sekali selfie sebagai orang yang narsis. Memang bisa jadi benar tetapi sebenarnya definisi narsis tidak hanya sebatas itu. Untuk mengetahui seseorang itu narsis atau tidak, kita perlu mengetahui motif mereka melakukan selfie atau motif mereka mengunggah potret diri mereka. Sebelum kita memberi label narsis kepada seseorang, kita perlu memahami pengertian dari narsis. Di dalam psikologi, narsis atau narsistik termasuk kondisi gangguan kepribadian. Oleh karena itu, kita tidak boleh asal dalam menyebut seseorang narsis hanya karena dia suka sekali selfie. Menurut The US National Library of Medicine, narsisme adalah seseorang yang memiliki kepercayaan diri berlebihan, keseruan dengan diri sendiri dan tidak memiliki empati terhadap orang lain. Sedangkan istilah narsistik sendiri berasal dari Yunani yaitu Narcissus, yang diceritakan bahwa ada seorang pemuda bernama Narcissus tidak s...

Body Positivity, Mempromosikan Obesitas?

 Body Positivity, Mempromosikan Obesitas? Oleh: Nadia Aulia Rahma Akhir-akhir ini, di sosial media sedang marak mengenai kontroversi body positivity. Namun, apa sih body positivity yang sedang gencar-gencarnya disuarakan oleh para influencer ini? Pada dasarnya, body positivity menyatakan bahwa semua tubuh itu indah, bagaimanapun bentuk dan ukurannya. Pernyataan ini tentunya memicu kontoversi di masyarakat. Masyarakat beranggapan bahwa body positivity akan memicu rasa malas pada orang yang mengalami obesitas dengan menjustifikasi dirinya untuk tidak berolahraga karena adanya body positivity. Padahal, definisi body positivity tidak sesempit itu. Body positivity merupakan gerakan yang menyuarakan bahwa bahwa semua orang berhak memiliki body image yang positif, terlepas dari bagaimana definisi "tubuh ideal" dari society. Hal ini menandakan bahwa body positivity bukan bertujuan untuk menormalisasi obesitas, namun sebagai ajakan agar orang mencintai tubuhnya, terlepas dari bagaiman...

Materi Pelatihan Pembuatan CV

  Klik link di bawah ini untuk mengakses video materi pelatihan pembuatan CV Materi Pelatihan Pembuatan CV Happy Learning Sobat DC!

Kamu Orang yang Ramah? Sudahkah melakukan Hal Ini?

 Kamu Orang yang Ramah? Sudahkah melakukan Hal Ini? Oleh:  Shofwatunnida Apa yang paling dikenal oleh orang luar negeri tentang masyarakat Indonesia? Apakah karena warna kulitnya? Atau dari cara bicaranya? Tentu saja masyarakat Indonesia dikenal oleh orang luar negeri sebagai orang yang ramah dan memiliki sopan santun. Kebiasaan kita menyapa seseorang membuat mereka merasa kita menjadi orang yang sangat ramah. Tetapi apakah kebiasaan itu tetap kita jaga? Apakah anak remaja sekarang menerapkan keramahan dan kesopanan itu? Ya, tentu saja kita akan jaga, dan semoga akan selalu terjaga. Walaupun, mungkin masih banyak di luar sana yang belum menerapkannya. Bagaimana caranya agar kita bersikap ramah kepada semua orang walaupun kita bukanlah orang yang pandai bergaul? Menurut Aa Gym ada 5 S agar kita bisa menjadi orang yang ramah. 1. Senyum Tebarkanlah senyum kepada siapa pun, dengan begitu first impression orang lain terhadap kita akan baik. Selain itu, senyum juga merupakan sedekah...

Malas Adalah Penyakit

 Malas Adalah Penyakit Oleh: Wafda Syukriah Sering kali iita mendengar kalimat “Rajin dan tekunlah dalam berusaha agar mendapatkan hasil yang memuaskan”. Namun jarang yang membicarakan bahwa rasa semangat untuk menjadi rajin dan tekun sering kali kurang atau bahkan tidak ada. Lalu hal tersebut akan mengarah ke asumsi bahwa orang dengan kekurangan semangat adalah orang yang malas dalam berusaha. Dalam psikologi semua perasaan memeiliki alas an dan penyebab masing-masing. Sama halnya dengan rasa malas. Tentunya ada berbagai alas an mengapa rasa malas timbul dalam diri sehingga motivasi untuk memulai kegiatyan pun ikut hilang. Rasa malas dapat juga disebabkan oleh depresi. Salah satu gejala depresi adalah perasaan sedih yang menetap, dan kehilangan minat. Kehilangan minat inilah yang menyebabkan hilangnya motivasi dan timbulnya rasa malas. Dan menurut International Statistic Clasification of Disiase Revision menyampaikan bahwa gejala utama depresi adalah hilangnya semangat. Hal ini ...